DKM Masjid Baitut Tholibin Salurkan Rp100 Juta untuk Program Peduli Bencana Sumatra melalui UPZ
14-12-2025
Penulis: Edunexa

Jakarta, Kemendikdasmen — Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitut Tholibin menyalurkan dana bantuan sebesar Rp100 juta untuk program Peduli Bencana Sumatra melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendidkasmen). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam kegiatan serah terima yang berlangsung di Masjid Baitul Tholibin, Komplek Kemendikdasmen, Jakarta, pada Senin (15/12).
Ketua DKM Masjid Baitut Tholibin, Mariman Darto, menyampaikan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari tromol Jumat dan tromol harian jamaah selama dua bulan terakhir, yakni November dan Desember. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen masjid untuk tidak hanya menjalankan ibadah ritual, tetapi juga menguatkan ibadah sosial atau muamalah.
“Alhamdulillah, dari penghimpunan dana jamaah selama dua bulan terakhir, terkumpul dana sebesar Rp100 juta yang hari ini kami serahkan melalui UPZ untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Mariman.
Mariman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah berkontribusi dalam memakmurkan masjid sekaligus menunjukkan kepedulian sosial. Ia menambahkan bahwa DKM Baitut Tholibin berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dengan melaporkan pengelolaan serta penyaluran dana secara rutin kepada jamaah, khususnya melalui laporan mingguan setiap Jumat.
“Kami berupaya memastikan bahwa setiap dana umat dikelola secara amanah dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua UPZ Kemendikdasmen, Moch. Abduh, menyampaikan bahwa bantuan dari DKM Masjid Baitut Tholibin merupakan kontribusi penting dalam memperkuat program Peduli Bencana yang dijalankan UPZ.
“Hingga saat ini, dana yang terhimpun khusus untuk program Peduli Bencana telah mencapai sekitar Rp1,3 miliar, termasuk tambahan Rp100 juta dari DKM Masjid Baitut Tholibin hari ini. Dana tersebut telah dan akan disalurkan untuk membantu korban bencana di berbagai daerah, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” jelas Abduh.
Ia menambahkan bahwa secara keseluruhan, penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ telah mencapai sekitar Rp2,1 miliar. Seluruh dana tersebut akan disalurkan sesuai dengan peruntukan dan prinsip kehati-hatian agar dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan sinergi yang terus terjalin dengan DKM dan para jamaah. Insyaallah, amanah ini akan segera kami distribusikan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan prosesi penandatanganan dan serah terima dana secara simbolis, serta doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar bantuan yang disalurkan membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak.
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
