DWP Kemendikdasmen Berikan Dukungan Materi dan Psikososial bagi Siswa Terdampak Bencana di Cianjur
01-02-2026
Penulis: Edunexa

Cianjur - Sebagai bentuk dukungan terhadap musibah puting beliung di kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaksanakan kegiatan sosial dengan tema DWP Peduli: Menguatkan Solidaritas, Menebar Manfaat bagi Pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan di SDN Batulayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (31/1).
Penasihat DWP Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kehadiran DWP Kemendikdasmen di SDN Batulayang merupakan bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat Cianjur, khususnya anak-anak yang masih merasakan dampak trauma pascabencana.
Ia menuturkan bahwa anak-anak yang mengalami trauma memerlukan dukungan moral dan penguatan secara berkelanjutan agar kembali merasa aman dan tidak takut untuk beraktivitas, terutama dalam mengikuti pembelajaran di sekolah.
“Anak-anak harus tetap semangat bersekolah. Trauma yang dialami perlu kita pulihkan secara perlahan agar tidak menjadi ketakutan yang berkepanjangan. Kita bangun keyakinan bahwa semua ini bisa kita lalui bersama,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, DWP Kemendikdasmen menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi peserta didik serta bantuan material bagi keluarga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban serta menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan.
Sementara itu, Kepala SDN Batulayang, Siti Badriah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran DWP Kemendikdasmen di sekolah yang dipimpinnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi penguat moral bagi seluruh warga sekolah, terutama bagi anak-anak yang masih berjuang memulihkan kondisi psikologisnya.
“Bencana angin puting beliung yang melanda wilayah kami meninggalkan dampak yang mendalam, khususnya bagi anak-anak. Banyak dari mereka mengalami ketakutan, kecemasan, kehilangan rasa aman, bahkan penurunan semangat belajar,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa bencana terjadi pada Kamis, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, disertai hujan deras, angin kencang, dan pemadaman listrik. Meski saat kejadian para guru dan siswa telah berada di rumah masing-masing, dampaknya cukup besar. Sejumlah rumah siswa mengalami kerusakan, baik rusak sebagian maupun rusak berat, serta menyisakan trauma psikologis yang masih dirasakan hingga kini.
“Bagi anak-anak usia sekolah dasar, bencana bukan hal yang mudah dipahami. Mereka membutuhkan waktu, pendampingan, dan perhatian khusus agar kondisi mental, emosional, serta rasa aman mereka dapat pulih secara perlahan,” tambahnya.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan agenda trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Salah satu aktivitas yang dilaksanakan adalah menggambar rumah impian, yang bertujuan membantu anak-anak mengekspresikan perasaan, membangun kembali rasa aman, serta menumbuhkan harapan pascabencana. Anak-anak tampak antusias dan gembira menggambar rumah impiannya, kemudian membacakan dan menceritakan hasil karyanya secara langsung di hadapan Ibu Masmidah.
“Saya ingin punya rumah yang ada kolam renangnya, saya ingin punya rumah yang ada kendaraannya,” ungkap salah satu siswa dengan semangat membacakan rumah impiannya.
Setelah melihat dan mendengar langsung impian para murid, Masmidah turut memberikan motivasi kepada mereka agar tetap berani bermimpi dan tidak menyerah pada keadaan. “Saya mendoakan semoga impian adik-adik semua bisa terwujud serta kalian bisa tumbuh menjadi generasi yang tangguh, dan berprestasi di masa depan,” tuturnya.
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
