Hari Anak Nasional Momentum Pengingat: Anak sebagai Pusat Proses Pendidikan
27-07-2026
Penulis: Edunexa

Bandung, Kemendikdasmen - Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Momentum ini mengingatkan seluruh pemangku kepentingan bahwa setiap kebijakan dan praktik pendidikan harus menempatkan anak sebagai pusat proses pembelajaran, sekaligus memastikan hak, potensi, dan keunikan setiap anak dihargai.
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Kurniawan, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan lingkungan terbaik bagi anak. "Pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilakukan sendirian. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar setiap anak benar-benar terlindungi, terdidik, dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat," ujarnya di Bandung (23/7).
Semangat tersebut diterjemahkan dalam berbagai praktik pembelajaran di sekolah. Kepala TK Gagas Ceria, Catur Wulandari, mengatakan perayaan HAN dirancang agar menjadi pengalaman belajar yang membekas bagi anak. "Hari Anak Nasional menjadi ruang bagi anak untuk bereksplorasi, berkarya, berinteraksi, dan merasakan bahwa suara serta idenya dihargai. Momentum ini kami jadikan ruang refleksi, berbagi kegembiraan, dan membangun koneksi melalui kegiatan bermain yang bermakna dan menggembirakan," kata Catur.
Menurut Catur, HAN juga menjadi pengingat bahwa seluruh keputusan pendidikan harus berpihak pada kepentingan terbaik anak. "Momentum ini mengajak kita merefleksikan apakah pembelajaran benar-benar memberi ruang bagi anak untuk tumbuh, bereksplorasi, berpikir, berkreasi, dan berkembang sesuai potensinya. Harapannya, semangat ini menjadi budaya dalam setiap proses pembelajaran," ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah berupaya memastikan setiap anak memperoleh pengalaman belajar yang inklusif dengan mengenali karakteristik, minat, dan kebutuhannya. "Fokus kami bukan menjadikan semua anak sama, melainkan membantu setiap anak berkembang secara optimal sesuai potensinya." Catur juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan keluarga. "Orang tua adalah mitra utama pendidikan. Pada Hari Anak Nasional, keterlibatan mereka memperkuat pemahaman bahwa pendidikan terbaik terjadi ketika rumah dan sekolah saling mendukung."
Semangat serupa diterapkan TK Bunda Ganesha. Kepala Sekolah Susi Hindayani menjelaskan bahwa anak dilibatkan sebagai subjek utama dalam setiap kegiatan HAN. "Anak diajak menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, membersihkan sampah yang dapat didaur ulang, hingga mengolahnya menjadi karya seni. Melalui pengalaman ini, anak belajar berkreasi sekaligus menumbuhkan empati terhadap lingkungan," ujarnya.
Susi menegaskan, Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa anak merupakan pusat dari proses pendidikan. "Momentum ini memperkuat komitmen kami menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, inklusif, dan menyenangkan bagi setiap anak."
Ia juga mengajak orang tua mengambil peran aktif sebagai mitra belajar. "Orang tua bersama anak mengolah sampah daur ulang menjadi karya seni, sehingga pengalaman belajar berlanjut di rumah. Guru juga memetakan minat dan tahap perkembangan setiap anak serta menciptakan lingkungan yang aman agar setiap anak merasa dihargai, diterima, dan bebas bereksplorasi sesuai potensinya."*** (Penulis: Denty/Dokumentasi sekolah)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
