Kafilah Kemendikdasmen Raih Tiga Penghargaan pada MTQ Korpri Nasional 2026
30-08-2026
Penulis: Edunexa

Makassar, Sulawesi Selatan, Kemendikdasmen — Kafilah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil meraih tiga penghargaan pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan. Pada cabang Dakwah Putra, Muhammad Rafi dari Biro Hukum berhasil meraih Juara 3. Sementara itu, Devi Yenti dari Balai Bahasa Provinsi Riau meraih Juara Harapan 2 cabang Dakwah Putri.
Penghargaan juga diraih Tim Haflah Tilawah Putri yang terdiri atas Devi Virhana dari Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Wena Wiraksih dari Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra dengan meraih Juara Harapan 3.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah berpartisipasi dan memberikan hasil terbaik dalam ajang tersebut. “Selamat kepada para pemenang dan seluruh kafilah Kemendikdasmen. Prestasi ini merupakan buah dari semangat, dedikasi, dan kerja keras yang telah mengharumkan nama Kemendikdasmen di tingkat nasional,” ujar Suharti.
Capaian tahun ini juga menjadi catatan tersendiri bagi Kafilah Kemendikdasmen. Untuk pertama kalinya, Kemendikdasmen meraih penghargaan pada cabang Dakwah Putra dan Dakwah Putri sekaligus. Tiga penghargaan yang diperoleh juga menjadi jumlah terbanyak sepanjang keikutsertaan Kemendikdasmen dalam MTQ Korpri Tingkat Nasional. “Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik,” tutur Suharti.
Devi Virhana merasa bersyukur berkesempatan mengikuti cabang baru, Haflah Tilawah, hingga ke tingkat nasional. Ia mengaku berani dan percaya diri untuk ikut serta karena keseriusan Kemendikdasmen dalam mempersiapkan MTQ, termasuk dengan mengundang ustaz profesional untuk membimbing para peserta. “Niat awalnya ingin belajar Al-Qur’an dan ilmu baru, tapi Allah kasih lebih, menjadi bagian cerita capaian lembaga di luar dugaan kami. Semoga ke depan ada pembinaan lebih lanjut, bisa tampil lebih baik lagi, dan teman-teman banyak yang berminat ikut MTQ,“ ungkap Devi.
Prestasi tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan menjadi motivasi bagi keluarga besar Kemendikdasmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam berbagai ajang di tingkat nasional. *** (Penulis: Stephani/Dokumentasi: Tim DKM MBT)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
