Kemendikdasmen Dorong Murid Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI
31-03-2026
Penulis: Edunexa

Jakarta, Kemendikdasmen – Sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Presiden Prabowo, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong satuan pendidikan untuk membiasakan penggunaan moda transportasi ramah lingkungan seperti berjalan kaki, bersepeda, berbagi tumpangan, maupun transportasi publik.
Dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI, Kemendikdasmen menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2026 yang bertujuan untuk mendorong penghematan energi dan penguatan karakter murid yang berkelanjutan.
Kepala Pusat Penguatan Karakter (Kapuspeka), Rusprita Utami, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam membangun gaya hidup sehat dan kepedulian lingkungan sejak dini.
“Penggunaan sepeda ke sekolah tidak hanya sebagai alternatif transportasi, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter murid agar lebih mandiri, sehat, dan memiliki kesadaran terhadap lingkungan,” ujar Rusprita dalam program siaran Indonesia Menyapa Siang Pro3 RRI, Selasa (31/3).
Secara global, berbagai studi menunjukkan bahwa pembatasan kendaraan bermotor di sekitar sekolah dapat menurunkan polusi udara hingga sekitar 23 persen. Penggunaan sepeda untuk jarak dekat juga berkontribusi terhadap pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jika dilakukan secara konsisten.
Selain mendukung efisiensi energi, kebijakan ini juga memiliki dampak berlipat (multiplier effect), termasuk mengurangi kemacetan pada jam sibuk sekolah serta meningkatkan efisiensi energi di tingkat perkotaan.
Keselamatan Murid dan Kolaborasi Daerah Menjadi Fokus Implementasi
Aspek keselamatan murid tetap menjadi prioritas utama dalam pembiasaan penggunaan transportasi ramah lingkungan. Kemendikdasmen mendorong penguatan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) serta penerapan manajemen lalu lintas yang aman di sekitar lingkungan pendidikan.
“Pelaksanaan kebijakan ini harus memperhatikan kondisi wilayah masing-masing. Kami mendorong kolaborasi dengan Dinas Perhubungan, Kepolisian, serta pemerintah daerah untuk memastikan tersedianya rute aman bagi murid,” jelas Rusprita.
Dalam surat edaran ditegaskan bahwa pembiasan penggunaan moda transportasi ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, berbagi tumpangan, maupun transportasi publik harus selalu memperhatikan aspek keselamatan murid, sekaligus disesuaikan dengan kondisi geografis dan karakteristik masing-masing wilayah. Dinas Pendidikan dan sekolah didorong untuk bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, Kepolisian, serta pemerintah daerah guna memastikan tersedianya rute aman bagi murid.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti tentang pentingnya peran Dinas Pendidikan di daerah dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan ini. Sekolah juga didorong menjadi ruang pembiasaan efisiensi energi melalui berbagai praktik sederhana, seperti penghematan listrik dan air serta optimalisasi pencahayaan alami.
Kemendikdasmen menilai bahwa perubahan kebiasaan sederhana, seperti berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, dapat menjadi fondasi besar yang melibatkan partisipasi semesta guna membangun generasi yang sehat, mandiri, serta sadar energi. “Sekolah adalah jantung peradaban. Dari sinilah kebiasaan baik dibangun untuk masa depan Indonesia yang berkelanjutan,” tutup Rusprita.
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
