Mendikdasmen Paparkan Pemahaman Deep Learning dalam Kemajuan Teknologi dan Berbahasa Inggris
07-05-2025
Penulis: Edunexa

Jakarta, Kemendikdasmen – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, hadir dan memberikan sambutan pada A Seminar on Developing Student 5th Skill in English: Education Technologu & In Depth Learning in EFL. Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan tentang pemahaman deep learning dalam kaitannya dengan kemajuan teknologi dan kemampuan berbahasa Inggris.
“Kita hidup di era digital yang memudahkan menghubungkan satu orang dengan lainnya melalui internet. Kemajuan teknologi saat ini harus diposisikan sebagai anugerah yang dapat membantu pekerjaan sehari-hari, terutama sebagai guru. Kemampuan bahasa asing dan kemajuan teknologi harus menjadi amunisi yang manfaatnya membawa kemajuan untuk Indonesia, khususnya bidang pendidikan,” ujar Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya secara daring, Selasa (5/5).
Terkait dengan pemanfaatan teknologi, Menteri Mu’ti mengajak seluruh peserta untuk membekali diri dengan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, dengan bekal tersebut manusia akan memiliki pemahaman mendalam tentang apa yang dipelajari dan makna dari pelajaran tersebut.
“Pendekatan pembelajaran menjadi instrumen yang menekankan pentingnya pembelajaran mendalam menjadi penting dan sangat diperlukan. Pembelajaran yang bukan hanya melalui proses mengetahui, namun merupakan faktor utama yang menentukan lahirnya makna dari pembelajaran tersebut,” papar Menteri Mu’ti.
Dengan pembelajaran mendalam, Menteri Mu’ti mengungkapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ingin menekankan bahwa belajar bukan hanya proses transfer pengetahuan atau transfer keterampilan. Namun, belajar adalah proses transformasi pengetahuan dan keterampilan.
“Apa yang kita pelajari bukan hanya tentang sebuah fakta, melainkan bagaimana kita dapat merenungkan apa yang dipelajari dan kemampuan kita mengontekstualisasikan pelajaran tersebut dalam situasi yang berbeda,” ujarnya.
Terkait dengan kemampuan bahasa asing, Menteri Mu’ti menilai bahwa bahasa Inggris bukan hanya sebagai alat komunikasi. Lebih dari itu, dengan kemampuan bahasa Inggris secara tidak langsung menunjukkan kemampuan manusia dalam suatu jenis pengetahuan serta cara memanfaatkannya.
“Ke depan, tantangannya adalah bagaimana kita dapat mengontekstualisasikan kemampuan bahasa Inggris dalam berbagai situasi dengan cara yang kreatif. Saya ucapkan selamat mengikuti seminar dan semoga kesempatan ini membawa dampak positif dengan mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru,” pungkasnya.
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
