Penataan Organisasi di Kemendikdasmen untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan
15-04-2025
Penulis: Edunexa

Jakarta, Kemendikdasmen – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, melakukan penyesuaian dan perubahan nomenklatur Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan kerjanya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan kompeten.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, hadir untuk meresmikan Perubahan Nomenklatur UPT di Lingkungan Ditjen GTKPG. Kegiatan yang dilakukan di Balai Guru Penggerak (BGP) DKI Jakarta tersebut, juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Kesejahteraan Rakyat, Hendra Hidayat; Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti; dan Direktur Jenderal Guru, Tenaga kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG), Nunuk Suryani.
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa transformasi kelembagaan ini merupakan bagian dari visi besar Pendidikan Bermutu untuk Semua yang menjadi komitmen kementerian.
“Ini adalah bagian dari upaya kami di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk senantiasa bisa bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak, agar guru kita di masa yang akan datang terus meningkat kualitasnya dan semakin meningkat dedikasinya,” kata Mendikdasmen saat meresmikan peresmian perubahan nomenklatur di lingkungan UPT Ditjen GTKPG di Jakarta, Rabu (16/4).
Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan respons terhadap dinamika pendidikan nasional sekaligus penguatan kelembagaan di tingkat lokal.
“Balai ini dibentuk sebagai perpanjangan tangan Ditjen GTKPG di daerah. Kehadirannya bertujuan untuk mendekatkan pelayanan publik yang Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis (RAMAH) kepada para pemangku kepentingan pendidikan. Balai ini memiliki tugas strategis untuk melakukan pemetaan kompetensi, pengembangan model, memperkuat kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui berbagai program yang relevan, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Dirjen Nunuk.
Perubahan nomenklatur tersebut telah mendapat persetujuan melalui surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dengan nomor B/365/M.KT.01/2025 mengenai usulan penataan organisasi UPT di lingkungan Ditjen GTK.
Adapun penataan organisasi tersebut meliputi:
1. Perubahan nomenklatur
a. Balai Besar Guru Penggerak menjadi Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan;
b. Balai Guru Penggerak Tipe A menjadi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan; dan
c. Balai Guru Penggerak Tipe B menjadi Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan.
2. Penataan tugas dan fungsi pada unit pelaksana teknis.
Penataan organisasi ini tidak berdampak pada penambahan jumlah struktur organisasi. Perubahan ini selanjutnya akan ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, kemudian salinannya disampaikan kepada Kementerian PANRB.
Sedangkan mengenai kebutuhan pegawai, Kemendikdasmen diminta agar memanfaatkan Aparatur Sipil Negara yang ada di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, atau instansi pemerintah lain yang pelaksanaannya berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Selain meresmikan perubahan nomenklatur, pada kegiatan ini juga dilaksanakan Rapat Pimpinan bersama seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Ditjen GTKPG untuk menyelaraskan pemahaman, menyusun rencana kerja yang adaptif, dan memperkuat kolaborasi lintas satuan kerja. Peresmian perubahan nomenklatur Balai GTK DKI Jakarta ini juga turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, dinas pendidikan, para rektor, perwakilan kedutaan dan Lembaga Budaya Internasional, serta mitra strategis pendidikan lainnya.
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
