Praktik Baik Pemanfaatan Karya Musik sebagai Media Pembentuk Karakter Anak
18-05-2025
Penulis: Edunexa

Bogor, Kemendikdasmen – Sebagai rangkaian acara Harmoni Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini untuk Guru PAUD, Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (Direktorat Guru PAUD dan PNF), menggelar pelatihan materi kepada beberapa komunitas belajar guru TK di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Pelatihan ini terdiri dari materi "Pembentukan Karakter Anak dengan Musik" dan "Teknik Pernafasan dan Bernyanyi".
Sebagai narasumber dan Juri Lomba KICAU 2024, Elsa Sigar, mengatakan bahwa perkembangan anak usia dini merupakan masa emas pembentukan karakter anak untuk masa depan. Menurutnya, salah satu media pendukung dalam pembentukan karakter tersebut adalah melalui musik.
"Kegiatan musik dasar yang dapat diterapkan di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah menyanyi bersama. Dengan bernyanyi, anak-anak menjadi riang gembira sebelum melakukan kegiatan lainnya di kelas," ujar Elsa, Rabu (14/5).
Sebagai media pembentuk karakter anak di sekolah, Elsa menuturkan bahwa guru PAUD harus memiliki materi lagu anak yang banyak, salah satunya adalah dengan memanfaatkan lagu-lagu KICAU. Dengan begitu, karya lagu anak dapat menjadi pengantar materi pembelajaran yang dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan.
Selanjutnya, salah satu guru PAUD sekaligus Wakil Kepala TK Akbar, Bogor, Nuraeni, mengungkapkan bahwa kegiatan bernyanyi telah menjadi kebiasaan rutin yang dilakukan sekolahnya sebelum memulai pembelajaran. Bahkan, kegiatan bernyanyi menjadi salah satu dari enam sentra pembelajaran yang dilakukan di TK Akbar.
"Selain menyanyi bersama, sekolah kami juga memiliki ekstrakurikuler vokal yang berisikan anak-anak yang memiliki minat bernyanyi maupun bermusik. Anak-anak menjadi bersemangat sekolah tanpa sadar bahwa sebenarnya aktivitas yang mereka lakukan adalah bermain, bernyanyi, dan belajar," tutur Nuraeni.
Senada dengan Nuraeni, Kepala TK Bugar Vitaloka, Sri Dasa Peni, mengungkapkan bahwa media musik juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter di sekolahnya. Praktik baik salah satunya adalah dengan pemanfaatan senam yang dilakukan setiap harinya.
"Setiap pagi saya bersama para guru melakukan senam dengan berbagai macam musik sesuai tema di hari itu. Respons anak-anak sangat baik, bahkan mereka dapat cepat menghafal lirik pada lagu tersebut dengan waktu yang cukup singkat," papar Peni.
Terkait pelaksanaan pelatihan, Peni mengapresiasi seluruh pemaparan materi yang membuat dirinya lebih terbuka tentang pemanfaatan musik sebagai media pendidikan karakter anak. "Materi yang dihadirkan menyegarkan kami sebagai pendidik untuk lebih mengeksplorasi media musik tersebut. Semoga ke depannya akan hadir lebih banyak lagu-lagu anak seperti karya KICAU, sehingga perkembangan anak tumbuh dengan baik dengan asupan lagu-lagu yang sesuai dengan masa kanak-kanak," tutup Peni.
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
