Resmi Beroperasi, SNT 10 Kupang Buka Ruang bagi Murid NTT Kembangkan Talenta dan Cita-Cita
13-08-2026
Penulis: Edunexa

Kupang, Nusa Tenggara Timur, 12 Agustus 2026 — Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 10 Kabupaten Kupang resmi memulai layanan pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran sekolah ini ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang menjadi awal perjalanan murid mengenal lingkungan belajar, guru, teman baru, sekaligus berbagai kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
SNT 10 Kupang hadir sebagai bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada anak-anak di daerah. Sejak awal, murid didorong untuk mengenali dan mengembangkan minat, bakat, serta potensi yang mereka miliki melalui pengalaman belajar dan berbagai kegiatan di sekolah.
Kepala SNT 10 Kupang, Ivan Rahas, mengatakan bahwa ketertarikannya memimpin SNT tidak lepas dari pengalamannya mengajar di Korea Selatan melalui program Indonesian-Korean Teacher Exchange (IKTE). Pengalaman tersebut memberinya kesempatan melihat secara langsung penerapan teknologi dan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports (STEAMS) yang dipadukan dengan penanaman nilai karakter berbasis kearifan lokal.
“Ketertarikan saya bergabung dengan SNT 10 Kabupaten Kupang berakar kuat dari refleksi mendalam atas pengalaman mengajar saya di IKTE. Selama program tersebut, saya melihat langsung bagaimana sistem pendidikan berkelas dunia berhasil mengawinkan teknologi mutakhir dan pendekatan STEAMS menanamkan nilai karakter berbasis kearifan lokal,” ungkap Ivan.
Dari pengalaman tersebut Ivan juga terinspirasi dalam menyiapkan pola pengembangan murid di SNT 10 Kupang. Ia menyebut, sekolah akan melakukan asesmen awal untuk memetakan bakat dan minat setiap murid sejak masuk. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di bidang seni, olahraga, sains, dan keagamaan, termasuk peluang kelas kolaborasi internasional dengan negara lain seperti Korea Selatan.
“Saya ingin SNT 10 Kabupaten Kupang menjadi rumah belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa. Semoga sekolah ini terus berkembang, meraih banyak prestasi, serta melahirkan alumni yang membanggakan bagi keluarga dan daerah Kabupaten Kupang,” ucapnya.
Pelaksanaan MPLS di SNT 10 Kupang juga didukung penuh oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Kabupaten Kupang. Pada hari pertama, murid mengikuti upacara pembukaan dan penyambutan, pengenalan lingkungan sekolah, fasilitas, guru dan tenaga kependidikan, sosialisasi tata tertib serta program kurikulum, hingga permainan edukatif untuk membangun kerja sama.
Guru IPAS SNT 10 Kupang, Dian Ahmad Sasmito, melihat antusiasme murid menjadi salah satu hal yang menonjol dalam pelaksanaan MPLS. Menurutnya, murid menunjukkan keberanian untuk bertanya dan menjawab pertanyaan, serta mulai menunjukkan semangat dan disiplin sejak hari pertama. “Hal menarik dari sisi murid, mereka percaya diri dengan bakat dan kepercayaan diri mereka dengan aktif menjawab ataupun bertanya. Semangat dan disiplin juga sudah terbentuk di SNT 10 Kupang,” kata Ahmad.
Dalam proses mengenali potensi murid, tim pendidik melakukan asesmen diagnostik, observasi langsung, serta memperhatikan daya dukung orang tua. Pendekatan tersebut menjadi dasar bagi sekolah untuk memberikan layanan yang sesuai dengan keberagaman bakat dan minat murid.
“Tentunya perbedaan bakat minat murid menjadi tantangan dalam proses pengembangan, sehingga bagaimana mengembangkan potensi yang beragam akan menjadi tantangan. Namun dengan kolaborasi yang baik sekolah SNT 10 Kupang akan memberikan layanan yang baik dalam perkembangan bakat dan minat,” tuturnya.
Berkenaan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa penyelenggaraan SNT merupakan bagian dari upaya besar pemerintah membangun sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Dimulainya layanan pendidikan SNT pada tahun ajaran 2026/2027 sekaligus menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan Indonesia.
“Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu model pendidikan khusus yang kita kembangkan sebagai penjabaran dari Instruksi Presiden yang telah diterbitkan oleh Bapak Presiden dan sebagai bagian dari usaha besar bangsa Indonesia untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi sejarah baru karena mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027,” tutup Menteri Abdul Mu’ti. *** (Penulis: Uly/Dokumentasi: SNT 10 Kupang)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Bagikan Berita
Baca Berita Lainnya

Berita Nasional
Kemendikdasmen Kirim 6 Siswa Terbaik dalam Ajang International Mathematical Olympiad 2025
21-10-2026
Bandung, Kemendikdasmen — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), mengirimkan enam siswa terbaik Indonesia untuk berkompetisi di ajang...

Berita Nasional
Buku Bergambar Tumbuhkan Minat Literasi Anak Berkebutuhan Khusus di TK IT Mekar Insani
16-10-2026
Yogyakarta, Kemendikdasmen - Buku bergambar dan kegiatan mendongeng menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan minat literasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK IT Mekar Insani. Melalui pendampingan guru...

Berita Nasional
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak
06-10-2026
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bij...

Berita Nasional
Ketika STEM Mengubah Rasa Takut Murid Menjadi Belajar untuk Siap Siaga Bencana
05-10-2026
Bone Bolango, Gorontalo, Kemendikdasmen - Bagi murid SNT 6 Bone Bolango, belajar tentang gempa dan cuaca ekstrem tidak lagi berhenti pada catatan di buku pelajaran. Mereka diajak keluar dari rutinitas...
